Durian Tetap Segar dan Tak Bau, Ini Cara Menyimpannya di Kulkas

Kamis, 15 Januari 2026 | 09:58:45 WIB
Durian Tetap Segar dan Tak Bau, Ini Cara Menyimpannya di Kulkas

JAKARTA - Durian kerap menjadi buah yang dinantikan karena rasa legit dan teksturnya yang khas. Namun, di balik kenikmatannya, durian juga dikenal memiliki aroma sangat kuat yang mudah menyebar, terutama saat disimpan di dalam kulkas. 

Tanpa penanganan yang tepat, bau durian dapat menempel pada makanan lain dan membuat isi kulkas terasa tidak nyaman. Karena itu, memahami cara penyimpanan yang benar menjadi langkah penting agar durian tetap segar sekaligus tidak menimbulkan masalah aroma.

Banyak orang memilih menyimpan durian di kulkas untuk memperpanjang masa simpannya, baik untuk dikonsumsi keesokan hari maupun beberapa hari berikutnya. Sayangnya, kebiasaan menyimpan durian secara sembarangan, seperti memasukkan buah utuh atau menggunakan wadah terbuka, justru membuat baunya semakin menyengat. Padahal, dengan teknik yang tepat, durian dapat disimpan dengan aman tanpa mengganggu bahan makanan lain.

Berbagai sumber kuliner dan praktik rumah tangga menunjukkan bahwa menyimpan durian di kulkas tidak sulit asalkan dilakukan dengan langkah yang benar. Mulai dari memisahkan daging buah, memilih wadah yang sesuai, hingga mengatur suhu penyimpanan, semua berperan penting dalam menjaga kualitas durian. Berikut ini panduan lengkap cara menyimpan durian di kulkas agar tidak bau dan tetap segar.

Pisahkan Daging Durian dari Kulitnya

Langkah awal yang sangat disarankan adalah memisahkan daging durian dari kulitnya. Kulit durian merupakan sumber utama aroma menyengat yang mudah menyebar ke seluruh ruang kulkas. Menyimpan durian dalam kondisi utuh justru akan membuat baunya lebih sulit dikendalikan.

Dengan memisahkan daging buah, proses pengemasan menjadi lebih mudah dan praktis. Selain itu, daging durian yang sudah dipisahkan cenderung lebih stabil suhunya saat disimpan. Pastikan daging tetap utuh dan tidak hancur agar tidak cepat berair dan rusak selama penyimpanan.

Langkah ini juga membantu meminimalkan risiko tercampurnya aroma durian dengan makanan lain di dalam kulkas. Dengan begitu, durian tetap bisa dinikmati tanpa menimbulkan gangguan bau.

Gunakan Wadah Kedap Udara

Pemilihan wadah menjadi faktor krusial dalam menyimpan durian. Gunakan wadah kedap udara, baik dari plastik berkualitas maupun kaca dengan penutup silikon yang rapat. Wadah jenis ini berfungsi mengunci aroma durian agar tidak keluar dan menyebar ke seluruh kulkas.

Pastikan wadah yang digunakan sesuai dengan jumlah durian yang disimpan. Wadah yang terlalu besar akan menyisakan banyak udara di dalamnya, sehingga berpotensi mempercepat penurunan kualitas daging durian. Tutup wadah dengan rapat dan pastikan tidak ada celah.

Selain menahan aroma, wadah kedap udara juga melindungi daging durian dari penyerapan bau makanan lain. Dengan cara ini, kualitas rasa durian tetap terjaga.

Bungkus dengan Plastik Pembungkus Berlapis

Sebelum dimasukkan ke dalam wadah, setiap potongan daging durian sebaiknya dibungkus terlebih dahulu menggunakan plastik wrap atau plastik food grade. Pembungkusan berlapis ini membantu mengisolasi aroma sekaligus menjaga kelembapan daging buah.

Pastikan seluruh permukaan daging durian tertutup rapat tanpa ada bagian terbuka. Metode ini sangat efektif, terutama jika durian disimpan dalam jumlah kecil atau untuk konsumsi jangka pendek. Jika tidak memiliki wadah kedap udara, pembungkusan ganda menjadi solusi alternatif yang cukup aman.

Gunakan plastik pembungkus yang tebal dan tidak mudah robek agar aroma benar-benar terperangkap dengan baik.

Hindari Menumpuk Daging Durian

Saat menata durian di dalam wadah, usahakan untuk tidak menumpuk daging buah terlalu padat. Penumpukan dapat meningkatkan kelembapan dan membuat durian lebih cepat basi.

Memberi sedikit ruang antar potongan membantu menjaga kualitas durian dan mencegah tekstur menjadi lembek. Jika jumlah durian cukup banyak, sebaiknya gunakan beberapa wadah terpisah daripada memaksakan satu wadah penuh.

Penataan yang rapi dan tidak berlebihan akan membantu menjaga kesegaran durian lebih lama.

Perhatikan Suhu Penyimpanan

Suhu kulkas juga berpengaruh besar terhadap daya simpan durian. Untuk konsumsi dalam waktu 1–2 hari, simpan durian di chiller dengan suhu sekitar 2–5 derajat Celcius. Dalam kondisi ini, durian dapat bertahan hingga 2–4 hari jika disimpan dengan benar.

Untuk penyimpanan lebih lama, daging durian bisa dibekukan di freezer dengan suhu -15 hingga -20 derajat Celcius. Pembekuan dapat mempertahankan rasa durian, meskipun teksturnya bisa menjadi lebih lembut saat dicairkan.

Hindari menyimpan durian yang sudah dibuka terlalu lama di suhu ruang karena dapat mempercepat perubahan rasa dan aroma.

Labeli Wadah Penyimpanan

Memberi label tanggal penyimpanan pada wadah durian sangat dianjurkan. Dengan label ini, Anda dapat mengetahui batas aman konsumsi durian dan menghindari penyimpanan terlalu lama.

Durian di chiller sebaiknya dikonsumsi dalam 3–5 hari, sedangkan durian beku tidak disarankan disimpan lebih dari tiga bulan. Pelabelan membantu manajemen stok di kulkas agar tidak terlewat.

Informasi tambahan seperti jenis durian juga bisa dicantumkan untuk memudahkan identifikasi.

Gunakan Penyerap Bau di Kulkas

Sebagai langkah tambahan, letakkan penyerap bau alami di dalam kulkas, seperti bubuk kopi, soda kue, irisan jeruk, atau arang aktif. Bahan-bahan ini membantu menyerap aroma durian yang mungkin masih tersisa.

Penyerap bau juga menjaga kulkas tetap segar dan nyaman digunakan. Gantilah secara berkala agar efektivitasnya tetap optimal.

Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, durian dapat disimpan di kulkas tanpa menimbulkan bau menyengat, sekaligus menjaga kesegarannya tetap optimal hingga siap dinikmati kembali.

Terkini